Apa itu Masjid al-Aqsha?

Masjid al-Aqsha adalah seluruh kawasan Masjid yang dibatasi pagar.

Ketika kita berbicara tentang Masjid al-Aqsha, maka akan muncul banyak presepsi yang berbeda-beda di setiap kepala yang mendengarnya, ada yang mengatakan bahwa masjid al-aqsha adalah sebuah masjid yang kubahnya berwarna keemasan, ada juga yang mengatakan bahwa Masjid al-aqsha adalah sebuah bangunan  yang memiliki bentuk kubah berwarna hitam. Akan tetapi pemahaman atau makna dari al-Aqsha bukanlah pengertian-pengertian yang telah disebutkan di atas.

Masjid al-Aqsa terletak di sebuah bukit di sudut tenggara Kota Tua (Kota Lama)al-Quds, yang terletak di sebelah timur al-Quds,di Tepi Barat. Dan Masjid al-Aqsa juga memiliki pagar dinding berbentuk poligon yang tidak teratur, dan memiliki luas sekitar14,4hektar.

Majid al-Aqsha mencakup:

1.      Qubah Shakhrah (kubah berwarna emas), terletak di jantung Masjid al-Aqsa (sekarang digunakan sebagai musholla untuk wanita pada hari Jumat).

2.      Musholla al-Qibly (Masjid di bagian selatan), berkubah hitam, terletak di ujung selatan Masjid Al-aqsha,

3.      Landmark lain yang berjumlah sekitar 200 unit berupa masjid, bangunan, kubah, saluran air, halaman, sekolah, pohon, mihrab, minbar, menara, pintu, sumur, perpustakaan, teras, kantor Departemen wakaf , departemen Zakat, departemen peninggalan islam, pusat al-Qur'an dan Hadis, ruang kholwat untuk imam-imam masjid dan pos penjaga Masjid serta kantor polisi.

 

Siapa yang menziarahi Masjid al-Aqsha dan melaksanakan sholat di dalamnya, meskipun hanya di bawah pohon dari pohon-pohon yang ada atau di bawah salah satu kubahnya atau di atas teras atau halaman atau di dalam bangunan berkubah emas, atau di dalam mushola qibly, akan mendapat berkali lipat ganjaran insyaaAllah. Telah diriwayatkan dari beberapa hadits bahwasanya sholat di Masjidil Aqsha ganjarannya senilai 1000 atau 500 (dan sebagian lagi mengatakan 250 atau 100) dibandingkan dengan sholat di masjidlaindi luar MasjidHaram dan Masjid Nabawy. Dan disebutkan dalam hadits bahwa sholat di dalamnya lebih baik daripada dunia dan seisinya,dan ianya juga menjadi sebab terhapusnya semua kesalahan.

Perlu dicatat,bahwa tidak ada perubahan dalam ukuran dan luas Masjid Al-Aqsa sepanjang periode sejarah Islam sampai hari ini. Allah telah membuat batasan masjid. Tidak ada seorangpun yang merubahnya, hingga kekuasaan Ayyubiyah dan Mameluk yang kemudian menegaskan batasan bangunan Masjid, seperti yang kita lihat hari ini. (www.aspacpalestine.com)